Article Detail

Rapat Persiapan UNBK

Beberapa kali siswa kelas IX melakukan Tryout, UKL dan Simulasi Unas, dari Januari lalu hingga akhir April ini. Maka hari ini dilakukan evaluasi dan follow up, atas temuan - temuan pelaksanaannya sebagai bahan masukan untuk peningkatan kualitas kesiapan menghadapi UNBK.

Rapat dimulai pukul 14.00, dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, dan dibuka oleh Kepala Sekolah, diteruskan dengan rincian tugas masing - masing personal dalam fungsinya untuk mendukung pelaksanaan UNBK. Seluruh karyawan terlibat aktif dalam kepanitiaan UNBK. Termasuk wakil dari cleaning service juga hadir dan berusaha memahami tugas saat UNBK nanti. Seluruh komponen menjadi hal penting dalam pekerjaan besar ini.

Beberapa guru bertugas menjadi pengawas UNBK di sekolah lain, maka pada kesempatan ini kepala sekolah memastikan jadwal dan tempatnya. Pelaksanaan UNBK di SMP Santo Yosef menjadi fokus pembahasan, pengecekan jadwal pengawas, pengecekana seluruh peralatan utama dan pendukung, juga kelengkapan ruang ujian, telah dipastikan siap. Dan Sabtu ini, akan dilakukan sinkronisasi data komputer yang akan dipakai dalam UNBK. Proktor dan teknisi bertugas memastikannya.

Perhatian terpenting adalah pada peserta UNBK, yaitu para siswa kelas IX. Keikutsertaan dalam Tryout, UKL dan Simulasi Unas beberapa waktu lalu, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa menghadapi UNBK. Sekolah juga telah menyelenggarakan misa dengan ujub khusus UNBK. Dalam misa tersebut siswa diberikan berkat peneguhan oleh imam. Diakhir misa para siswa bersalaman dengan semua guru untuk mendapatkan restu pemantapan diri menghadapi UNBK.

Menghilangkan kekawatiran, dan meminimalisir hambatan dari semua aspek, muncul gagasan yang sungguh konstruktif, yaitu kelompok pemerhati siswa. Wali kelas, guru BK dan beberapa pengajar kelas IX, memiliki tugas tambahan sebagai pemerhati siswa. Bukan sebuah hal yang berlebihan bila sekolah melakukan totalitas dukungan pada siswa untuk meraih kesuksesan UNBK. Pemerhati siswa bertugas melakukan pendampingan menjelang waktu siswa memasuki ruang ujian. Tugas ini dilakukan 1 jam sebelum waktu ujian mulai, yang meliputi ; memastikan kehadiran peserta ujian, serta konfirmasi ketidakhadiran sesegera mungkin. Pada kesempatan itu pemerhati siswa jugamenjadi motivator, untuk menghindari krisis motivasi. Mulai dari himbauan untuk tetap menjaga kesehatan, menyusun prioritas kegiatan harian, managementpenggunaan gadget, selalu focus dan teliti, hingga tips untuk mengatasi situasi panic di ruang ujian. Pemerhati siswa juga akan mengajak para siswa berserah kepada Tuhan dengan berdoa bersama, maka telah disiapkan juga teks doanya.

Semua rinci persiapan telah dipenuhi secara total, dengan harapan besar untuk kesuksesan penyelenggaraan UNBK 2016. Semoga semuanya berjalan secara optimal. (#gladianto#)

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment