Article Detail
Kegiatan Jalan Salib Mengenang Kisah Sengsara Tuhan Yesus di SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya
Surabaya – Suasana khidmat menyelimuti lingkungan SMP Santo Yosef Surabaya pada Jumat, 27 Februari 2026. Dalam rangka menghayati masa Prapaskah, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Tarakanita Surabaya ini menyelenggarakan kegiatan Jalan Salib bagi seluruh siswa kelas 7 dan 8. Kegiatan dilaksanakan pukul 11.10 WIB, setelah pelaksanaan STS, dan diikuti dengan penuh antusias serta ketertiban oleh para siswa.
Jalan Salib merupakan tradisi devosi dalam Gereja Katolik untuk mengenangkan sengsara dan wafat Yesus Kristus. Melalui 14 perhentian, para siswa diajak untuk merenungkan perjalanan Yesus menuju Golgota, mulai dari saat Ia dijatuhi hukuman mati hingga dimakamkan. Dalam pelaksanaannya, beberapa siswa dipercaya untuk membacakan renungan di setiap perhentian, sementara yang lain mengikuti dengan doa dan nyanyian secara bersama-sama.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas rohani, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Sejalan dengan semangat sekolah “Cerdas Berintegritas” dan tema besar “Entrepreneurship With Leading Character”, Jalan Salib diharapkan menumbuhkan nilai ketangguhan, empati, pengorbanan, serta tanggung jawab dalam diri para siswa. Nilai-nilai tersebut dipandang penting untuk membentuk pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa semakin mampu memaknai penderitaan sebagai bagian dari proses pendewasaan iman dan karakter. Jalan Salib menjadi momentum refleksi bersama agar para peserta didik dapat meneladani semangat pengorbanan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
-
there are no comments yet
