Article Detail

Pengecatan Dinding SMP Santo Yosef Surabaya

Laporan 12 April lalu, menyebutkan bahwa di luar pagar gedung sekolah SMP Santo Yosef Surabaya, di sisi Utara, Satpol PP dan pak polisi terlihat sibuk mengatur lalu lintas diakses menuju jalan Ahmad Yani, karena rupanya telah terjadi penertiban kios pedagang. Bangunan-bangunan semi permanen dibongkar oleh para pemiliknya diawasi oleh para Satpol PP dan polisi, saat itu.

Beberapa saat, tembok sisi Utara itu dibiarkan dari sisa peristiwa penggusuran. Bekas lapak-lapak pedagang yang berhimpitan atau bahkan menempel ditembok pagar bangunan sekolah Santo Yosef, masih ada banyak bekas yang sulit dibersihkan. Karena memang sudah sangat lama para pedagang itu berada di situ, meski sebenarnya pihak sekolah tidak pernah terganggu dengan keberadaan mereka. Bagaimanapun juga unit sekolah juga merupakan bagian dari masyarakat. Maka akan sangat baik jika kehadiran sekolah dapat memberikan benefit bagi masyarakat sekitar. Demikian pihak sekolah juga mendapatkan yang sebaliknya. Setidaknya masyarakat ikut serta menjaga keberadaan sekolah dalam domisilinya. Namun penggusuran ini merupakan program penertiban dari pemkot Surabaya, demi kelancaran lalu lintas, keteraturan dan keindahan kota.

Kala itu pihak pemkot juga memperlihatkan surat perintah wali kota mengenai penertiban ini melalui personal kelurahan dan pihak Satpol PP, kepada kepala sekolah. Oleh karena itu, sebagai pemilik tembok maka sekolah Santo Yosef juga mempunyai kewajiban untuk merapikannya. Dan saat ini hal itu telah terlaksana. Tembok telah dirapikan. Berturut - turut pembersihan sisa-sisa lapak, dan menambal dengan semen di banyak tempat yang berlobang, dan yang terakir adalah tahap pengecatan.
Sementara pihak pemkot juga melakukan pembuatan jalur hijau, dengan penanaman tanaman perdu berjarak sekitar 1 meter dari tembok memanjang mengikuti alur tembok. Mengingat bulan Juli mendatang, Surabaya akan menjadi tuan rumah konferensi habitat internasional. Kurang lebih 100 negara akan hadir di Surabaya, dan kelurahan Sawunggaling (domisili sekolah Santo Yosef) termasuk dalam lintasan kunjungannya. Inilah sebab pelaksanaan penertiban dan perapian tembok, di semua tempat lintasan kunjungan delegasi peserta konferensi. Dan sekarang jalur ini telah siap untuk menjadi lintasan kunjungan karena telah terlihat rapi.

Pengecatan tembok pagar bangunan sekolah Santo Yosef sisi Utara ini telah selesai dilakukan, dibawah pengawasan yayasan Tarakanita kantor wilayah Surabaya, bidang sarana dan prasarana. Pihak sekolah akan segara melaporkan pada kelurahan bahwa perapian tembok telah selesai dilakukan. Semoga semuanya ini juga dipandang sebagai bentuk dukungan sekolah pada program penertiban dari pemkot Surabaya. Terima kasih. (#gladianto#)
Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment