Article Detail
Paskibraka SMP Santo Yosef
Paskibraka SMP Santo Yosef
Paskibraka! Kalau mendengar kata tersebut yang terlintas dalam benak kita adalah sekelompok orang yang bertugas sebagai pengibar bendera dalam upacara. Dalam kelompok Paskibraka hal yang sangat dibutuhkan adalah kecakapan dalam baris berbaris. Banyak aturan baris berbaris yang harus dipahami dan hal tersebut sangat berkaitan dengan kedisiplinan yang tinggi. Akan menjadi hal yang sangat membanggakan bisa tergabung dalam kelompok Paskibraka, oleh karena itu butuh tekad dan perjuangan yang kuat dalam menjalaninya.
Mulai tahun pelajaran 2016-2017 ada yang berbeda di SMP Santo Yosef yaitu ekstra kurikuler baru Paskibraka. Kegiatan ini diadakan sebagai wadah agar para siswa mempunyai kecakapan dalam baris berbaris sekaligus untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Kegiatan ini cukup banyak menarik minat para siswa untuk mengikutinya. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh kelas 7 dan 8 saja, tetapi juga siswa kelas 9. Mereka ingin mendapatkan pengetahuan baru tentang baris berbaris. Kegiatan ekstra kurikuler Paskibraka mulai dilaksanakan 10 Agustus 2016, pukul 14.00 sepulang sekolah sampai pukul 15.30 WIB. Untuk seterusnya kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Rabu dengan waktu yang sama. Tim pelatih Paskibraka dari TNI Angkatan Darat Kesatuan Kodam V Brawijaya. Ada tiga personel yaitu bapak Sagala, bapak Ryan, dan bapak Kasno.
Di awal pertemuan sebelum latihan dimulai bapak Sagala memberikan pengantar tentang fungsi PBB atau Peraturan Baris Berbaris yaitu untuk melatih kedisiplinan, kekompakan dan kerjasama. Hal lain yang harus diperhatikan dalam latihan ini yaitu kondisi tubuh harus sehat, jika sedang sakit sebaiknya ijin untuk tidak melanjutkan latihan. Materi-materi yang diajarkan pada pertemuan ini adalah yang pertama, sikap sempurna yaitu tangan mengepal diletakkan disamping badan dan pandangan lurus ke depan. Kedua, istirahat di tempat yaitu kaki kiri dibuka selebar bahu kurang lebih 30 cm, dan tangan kiri menggenggam tangan kanan. Ketiga, lencang kanan yaitu tangan mengepal dan pandangan ke kanan. Keempat, lencang depan yaitu tangan menggenggam ke depan. Kelima, diajarkan tentang hadap kanan dan hadap kiri.
Sampai dengan akhir latihan para siswa masih terlihat antusias dalam mengikutinya. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kehidupan para siswa, salah satunya meningkatkan kedisiplinan. (Benedicta Dyah Aprilia Kogoya/9B)
-
there are no comments yet