Article Detail
Hari Pertama Masuk Sekolah
Syallom..
Selamat datang di SMP Santo Yosef Surabaya.
Puji Syukur atas segala kasih dan karunia Tuhan, SMP Santo Yosef dapat kembali melaksanakan kegiatan LOS (Layanan Orientasi Siswa), untuk tahun pelajaran 2016-2017.
Proficiat untuk calon siswa SMP Santo Yosef yang telah menjadi peserta LOS, yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan SD, juga kami sampaikan selamat untuk para orangtua yang telah memilihkan sekolah bagi putra/putrinya untuk jenjang lanjutan/ SMP di tempat yang tepat.Terimakasih untuk kepercayaan yang diberikan kepada kami.
Kegiatan LOS ini adalah penanda dimulainya tahun ajaran yang baru.Layanan orientasi mempunyai fungsi sebagai usaha pengenalan lingkungan sekolah sebagai lingkungan yang baru bagi siswa. Maka segala hal yang akan diberikan untuk pengenalan sekolah, akan dilalui selama 3 hari, dengan pendampingan oleh Bp/Ibu Guru dan Pengurus OSIS yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.
Semoga tujuan LOS ini dapat tercapai, peserta LOS akan benar-benar mengenal lingkungan sekolah, dan akan semakin yakin sertaenjoy untuk melanjutkan aktifitasnya sampai 3 tahun yang akan datang bersama komunitas SMP Santo Yosef,menjadi siswa yang berprestasi dan berkarakter.
Akhirnya, semoga Tuhan senantiasa melindungi dan memberkati kita semua.
Selamat mengikuti Layanan Orientasi Siswa dengan gembira. Sukses selalu!
(Sambutan Kepala SMP Santo Yosef Surabaya)
Di seluruh pelosok Tanah Air hari ini adalah hari pertama masuk sekolah bagi seluruh satuan pendidikan dasar dan menengah. Semua menyambut dengan penuh semangat dan dengan caranya masing-masing. Hari pertama masuk sekolah menandai dimulainya Tahun Pelajaran Baru dalam instansi pendidikan, yang tahun ini adalah Tahun Pelajaran 2016-2017 selama dua semester ke depan.
Di berbagai media sosial banyak posting mengenai himbauan kepada orangtua untuk mengantar putera-puterinya memasuki awal tahun pelajaran ini atau yang akrab dengan sebutan Hari Pertama Masuk Sekolah. Dimaksudkan bukan sekedar “mengantar” tetapi lebih pada “menghantar” mereka pada tempat dimana puter-puterinya akan menempuh pendidikan di rumah keduanya. Memberi bekal harapan bahwa putera-puterinya akan belajar dan bermain penuh sukacita dan bersama-sama dengan teman dan gurunya mempersiapkan diri menempuh pendidikan yang dibutuhkannya untuk mencapai cita-cita yang diimpikannya.
Kesan pertama selalu menjadi penentu langkah berikutnya, maka harapan orangtua dan sambutan sekolah dalam menghantar peserta didik akan menentukan pola belajarnya kelak. Orangtua menghantar dan sekolah menyambut, maka menjadi tugas orangtua dan sekolah untuk bersama-sama membawa anak-anak kepada tugas perkembangannya masing-masing. (Isti)
-
there are no comments yet