Article Detail


Tak Kenal Maka Tak Sayang

SD Santo Yosef berada dalam satu lokasi dengan SMP Santo Yosef, satu atap dalam satu kompleks. Dalam satu gedung, setiap siswa yang berada di dalamnya satu sama lain bertemu, siswa SD dan SMP. Masuk melalui pintu yang sama dan bertemu dengan bapak ibu guru yang sama setiap pagi harinya. Pasti semua siswa SD tahu situasi dan suasana SMP, demikian sebaliknya. Paling tidak yang terlihat langsung oleh mereka. Tetapi tidak dengan keadaan sebenarnya yang terjadi dalam proses belajar setiap harinya.

Maka Jumat, 21 Oktober 2016 sekitar pukul 11.00-12.00 beberapa siswa dan siswi SMP mewakili semua teman-temannya berbagi pengalaman belajar di SMP Santo Yosef kepada adik-adiknya di SD Santo Yosef Surabaya. Didampingi masing-masing dua orang guru, setiap kelompok siswa yang terdiri dari tiga siswa terbagi dalam tiga kelompok masing-masing masuk ke kelas enam A,B, dan C untuk menceritakan pengalaman belajar mereka. Mulai dari keterpaksaan mereka mengikuti kehendak orangtua untuk menempuh pendidikan di SMP Santo Yosef, hingga akhirnya mereka merasa nyaman dan senang belajar di SMP Santo Yosef. Apa yang mereka peroleh di sekolah bukan hanya kemampuan akademik yang membuat mereka yang semula tidak tahu menjadi tahu dan yang tidak bisa menjadi bisa, tetapi lebih daripada itu, mereka merasa memperoleh banyak hal baik yang lain. Dari yang semula tidak berani menjadi berani, yang semula tidak percaya diri menjadi percaya diri, dari yang semula merasa kurang sopan menjadi lebih sopan, hingga merasakan kehangatan suasana bersama guru da teman-temannya.

Siswa – siswi kelas enam SD yang beberapa bulan lagi akan menjadi siswa-siswi SMP inipun dengan baik memperhatikan dan terlihat mengerti dengan apa yang disampaikan kakak-kakaknya. Tentu saja mereka sangat senang karena kehadiran kakak-kakaknya ini, karena tidak setiap hari mereka boleh berdekatan langsung dan mengenal lebih jauh kakak-kakaknya yang hebat-hebat itu. Mereka juga terlihat antusias ketika perwakilan orangtua siswa SMP Santo Yosef juga ikut menceritakan pengalamannya mempunyai anak-anak yang belajar dan berproses di SMP Santo Yosef.

Tak kenal maka tak sayang, maka  tidak ada salahnya jika kelompok siswa-siswi SMP ini melakukan tugasnya sebagai seorang kakak bagi adik-adiknya, memberikan informasi yang berguna dan memberikan motivasi belajar misalnya. Sekedar untuk lebih memperkenalkan diri lebih jauh kepada adik-adiknya yang biasanya hanya berpapasan dan menghabiskan waktu bersama di lingkungan yang sama. Untuk membagikan pengalaman baik yang mereka peroleh dan mereka rasakan, seperti juga ikatan keluarga yang tak boleh putus oleh karena hal apapun, demikian pula dengan ikatan keluarga antara SD dan SMP, seharusnya tetap bersama dalam satu keluarga. Yes We Are Family.(isti)
Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment